Monthly Archives: February 2014

seperti apa rupa masa depan?

23 Februari 2014

sudah 4 hari ini aku banyak mengkhawatirkan tentang masa depan.

dan mulai melakukan percakapan dengan diri sendiri.

melihat sebentar lagi termku di AIESEC akan selesai, aku hanya berpikir apa yang akan aku lakukan setelah ini, 

ketika teman ada yang pergi ke Korea, berencana untuk melanjutkan S2, menjadi putri Indonesia…

ketika semua orang sedang dengan indahnya merancang masa depan, aku hanya terlarut dan menakuti seperti apa masa depanku nantinya.

21 Tahun.

21 Tahun, tapi bahkan aku hanya menakutkan masa depanku, ketimbang merangkai dan mewujudkannya.

dan puncak kesedihan itu adalah hari ini…

setelah melihat hasil nilai kuliahku, satu hal yang aku takutkan.

mau jadi apa aku nantinya ? seperti apa rupa masa depanku ?

yap, beberapa orang bilang “you create your own future”

i do believe that. But in this point i am just gonna think deeply, what it will be ?

what it will be tomorrow ? what it will be next year? 

pernahkan kalian menakuti rupa masa depan kalian ? atau perilaku ini hanya milik orang-orang pesimis?

apa ini wujud pesimis nyatanya ?

ketakutan dan kekhawatiran.

mungkin ini salah satu titik balik aku harus mulai merangkai mimpi, mau seperti apa 2 tahun lagi..

target apa saja yang harus aku capai di tahun ini.

seperti apa masa depan ? 

apa setiap manusia pernah berada di posisi mulai menakuti dan mempertanyakan seperti apa masa depan mereka ?

apakah yang lalu dipikirkan manusia-manusia yang telah pada tahap sukses?

apa mereka masih mempertanyakan seperti apa wajah masa depan mereka ?

tapi satu hal lagi yang harus dilakukan secepatnya adalah mulai melakukan strategi untuk masa depan.

mulai membentuk kerangka wajah masa depan, mulai menentukan mau seperti apa bentuknya…

apakah bulat, sedikit ada cekungan.

apakah warna hitam? coklat kekuningan? ataukah putih?

akulah satu-satunya manusia dan makhluk yang bertanggung jawab penuh atas masa depanku sendiri.

dan mulai mengkhawatirkan adalah caraku untuk mulai menciptakan, bahwa tidak ada yang terlambat.

yang ada hanyalah ketidak sungguh-sungguhan dalam membentuk wajah masa depan 🙂

 

 

 

When you’re on vacation, take pictures of all the amazing places you see, sure, but make sure you or your friends are in the photos too. In 20 years when you look back at them, you’re not going to care about the Eiffel Tower, you’re going to care about the people you love standing in front of it.

This is how memories matter

When you’re on …

Place i’ll never be

Bagaimana jika kita ingin tinggal disuatu tempat tapi sang pemiliknya bahkan tak inginkan kita ada disana ?

Bagaimana jika kita sudah menemukan definisi “rumah” sebenar-benarnya tapi rumah itu bahkan pintunya puntak pernah menyambut kita?

Bagaimana jika dia adalah tempat yang selalu kau ingin datangi?

Bagaimana jika semua “perabot” dirumahnya adalah semua yang kau inginkan, tapi tak satupun darimu adalah yang dia butuhkan?

 

Seberapa banyak manusia pernah merasa di kisah yang seperti ini?

Jika engkau salah satunya, maka kita bukanlah satu yang berbeda.

ada “rumah” yang selalu ingin aku kunjungi, selalu aku tunggu pintunya terbuka,

tapi yang aku tahu, pemilik rumah itu hanya tidak mau menyambut tamu ini.

seperti sepotong lirik lagu dari adhitia sofyan yang judulnya telah aku taruh sebagai judul tulisan ini.

 

Place i’ll never be

tempat yang jauh sebisa mungkin aku ingin kunjungi, selalu lama aku tatap, selalu keras aku coba buka pagarnya saja dulu.

tapi semakin keras aku coba buka gerbang itu,semakin tahu bahwa tempat yang aku ingin tinggali tidak pernah menjadi tempatku.nyatanya

 

I want to run to, that place in your heart where I will never be 
Its been a while but I, got nowhere else to be 
So I run to the place I’ll never be 
Into darker valley of your heart

 

Tagged

H-3 KKN-POST-SYNDROME

Post syndrome kalimat yang sering dipakai anak-anak AIESEC setelah selesai Konferens dan saat selesai mereka merindukan suasana saat konfrens atau singkatnya adalah “masa-masa kangen setelah acara selesai” masih terasa euphorianya saat konferens padahal jelas-jelas sudah selesai.

 

Yap sebegitulah penjelasan apa itu post syndrome.

hari ini adalah H-3 timku akan meninggalkan tempat kita KKN, yang tidak lain dan tidak bukan adalah di Bulugede.

Tidak terasa sudah hampir 35 hari kita bersepuluh tinggal di rumah Bu kasmudi, Ibu kades yang sambelnya gak ada saingannya.

kalau ada perlombaan pembuat sambal tercadas, sejuta umat kalau udah ngerasain sambel bu Lurah juga bakal tahu pemenangnya.

sudah 35 hari juga, tinggal satu kamar walaupun kamarnya kecil (rencananya sebelum pulang ke Semarang aku harus mendapatkan ukuran tepatnya kamar tidurku di rumah pak kades).

35 hari sudah aku tinggal serumah dengan 4 perempuan dan 5 laki-laki yang tadinya hanyalah stranger-stranger 😄 

tapi sekarang mereka akan jadi salah satu atau bisa dikatakan separuh kerinduanku dengan KKN ini.

hujan,badai, angin, lumpur, macet, panas, gerah, kering, basah sudah semua suasana ini aku habiskan bersama mereka semua.

baru menulis cerita sedikit ini saja, rasanya sudah akan banyak yang dirindukan :’) 

Beberapa teman yang KKN sudah membuat status “pengen pulang, tapi gak mau pisah”

“bakal kangen banget sama anak-anak KKN” 

dan beberapa mem post foto mereka di desa masing-masing dan tidak lupa bersama “teman tinggal”

 

kalau di konferens hal yang akan dirindukan adalah : rolldance, tereak-tereak dan cerita nabi-nabi bareng anak LC lain.

dan sekarang hal yang aka dirindukan di post syndrome KKN ini adalah 

kebiasaan kita setiap pagi, ketika manusia-manusia ini saling mengingatkan untuk mandi dan sekadar sarapan.

“udah mandi sar?kok kayak belumm mandi ? ” well ini adalah percakapan yang sering terdengar tiap pagi habis aku selsai mandi.

“hari ini kita mau ngapain ? jadwalnya apa aja ? ” dan ini adalah percakapan yusti, pak pur yang biasanya ditujukan ke kordes Alvi.

dan tentu yang akan sangat dirindukan adalah suara pak kas dan bu kas dan mas arip yang sangat sopan dan tidak pernah lelah untuk mengingatkan kita makan, even itu gak pada saat makan.

jadi malam ini aku mengabdikan satu momen ketika pak pur dan mbak lusi kembali dari semarang, pak pur (papah KKN kita) tidak lupa membelikan oleh-oleh 2 bungkus martabak manis dan 1 bungkus martabak asin, dan semuanya berkumpul ke ruang kerja yang saat mengerjakan LPK lebih cocok disebut kandang babik 😀

rasanya akan merindukan kumpul bersama, cerita lelucon-lelucon dari paling garing sampai yang paling konyol.

dengan gaya-gaya aneh isa yang tidak lupa ditampilkan diberbagai kondisi yang sukses membuat kita ketawa sampe sakit ini perut.

 

Suara radio prambors dari radio yusti yang tidak lagi terdengar setelah sabtu malam besok, yusti yang paling gak bisa tidur kalau gak ada suara. 

Alvi yang kalau tidur suka mengeluarkan suara-suara gak jelas, kata anak-anak cowok. Sebetulnya aku belum pernah menangkap basah kebiasaan alvi saat tidur itu sih, tapi sepertinya itu cukup membuat yang lain akan rindu.

 

Well cucu, teman KKN aku yang selalu dapat telepon dari kekasih tercinta, beruntung karena ada yang ngajak ngobrol.

salah satu list now-listeningku setiap akan tidur, bangun tidur dan diantara tidur siang adalh percakapannya bersama kekasihnya.

dari yang mulai lucu sampai lagi marahan udah aku rasakan juga.

 

Teman sekampusku yang kadang kalau ngomong suka galak siapa lagi kalau bukan riski, ini juga akan dirindukan kegalakan dan kejujurannya yang kadang suka bikin emosi sendiri hahaha. tapi semuanya akan baik-baik juga.

 

Kakak tertua, yap gelar ini dipunya oleh mbak lusi, candaan yang sering terdengar ketika kita menyinggung usia “mbak kamu kakak pertama, nah sisanya kita ini ana kedua semua.hahahaha” 

dan selalu sukses membuat kita tertawa lagi dan lagi, gak peduli berapakalipun candaan itu dilontarkan.

dan mbak lusi yang selalu sukses bikin tercenganga kalau lagi lihat dia nonton film di leptopnya, 

jadi begini skemanya 

leptop dinyalakan->film diputar->mbak lusi mulai seperti punya percakapan dengan film dan laptopnya.sumpah ini mbak lusi rasanya kayak lagi ngobrol beneran sama laptopnya.

akan rindu sekali dengan 9 orang ini ditambah dengan kehangatan keluarga pak kasmudi.

kalau konferens saja 4 hari aku bisa sangat rindu, apalagi ini 35 hari.

 

Dulu seorang teman pernah bilang “KKN menyenangkan itu tergantung dengan teman-teman se timmu “

dan sekarang aku masih di rumah pak kades, lengkap dengan 9 orang lainnya, farizi dan isa sedang main PES, Riski sedang berada di sebelah farizi dan isa, nonton gundam, vanessa dengan 9gagnya. 

pak pur,mbak lusi dan yusti sedang berada di ruang enterteimen (ruang TV sederhananya)

cucu seperti biasa lagi bersama teleponnya dikamar dan Alvi yang entah kemana dengan mas arip.

 

Dan aku sedang bersama laptopku, mulai merindukan kebiasaan dan waktuku bersama orang-orang ini.

30 Women On How To Tell If She’s Flirting Or Just Being Nice

Thought Catalog

We’ve seen flirting discussed in several forms. Whether it be Good Flirting Vs. Bad Flirting: A Photo Guide, Just Because She Is Polite Doesn’t Mean She Is Flirting, 10 Ways Shy People Flirt, or If You Aren’t Sure If They’re Flirting With You, They’re Flirting With You (Unless They Aren’t), there’s been a lot of discussion about this topic. Still, as you’ll learn here there are many conflicting answers in regards to what’s considered flirting and how different people go about it. Just know that you may leave here even more confused about flirtation than you were when you entered.

1. tmarie32

Socially awkward lady here. If I have a crush on someone, I ignore the fuck out of them and act like they don’t exist when they’re around me, and spend the other hours of my day fantasizing about our life together. It’s not effective…

View original post 2,120 more words

setiap bagian ceritamu

aku tidak pernah meminta yag terlalu banyak.

terlalu banyak bagiku terlalu tidak terpikirkan bagiku.

Menjadi bagian dalam ceritamu adalah harapan.

harapan yang, kenyataan selalu sadarkan padaku bahwa itu sulit.

menjadi bagian dalam ceritamu, entah untuk 2-3 halaman.

2 sampai 3 halaman yang kita isi bersama dengan cerita yang menyenangkan.

di akhir cerita aku hanya tidak ingin menerka seperti apa ceritanya.

biarlah di akhir cerita alam memberikan kejutan padaku…

haruskah ada aku kembali di halaman-halaman lain , 

atau cukup menghiasi halaman terakhir di perkiaraanku.

menjadi bagiang dalam ceritamu adalah menjadikan 1 penuh cerita di kehidupanku.

stop dreaming,start leaving

Image 

sore yang gabut seperti biasa dihabiskan dengan menonton film, rekomendasi salah satu penulis favorit.

kalau dilihat dari judul postingan kali ini,ini bukan tentang saya akan memberikan petuah-petuah bijak.bukan…tentu saja bukan.

The secret Life of walter mitty, bagi yang belum tahu ini adalah salah satu film yang menurutku bisa diperuntukan bagi manusia-manusia yang menyukai berperjalanan dan terlalu banyak bermimpi untuk pergi berperjalanan tapi karena satu dan hal lain dia hanya mampu menjadikan itu mimpi.

well ini menceritakan tentang seorang lelaki yang punya kemampuan untuk membuat imajinasinya sendiri, yang mampu membuat dunianya sendiri. imajinasi yang terbentuk karena  ketidakberaniaanya untuk melakukan hal-hal yang benar-benar diinginkannya. Sebenarnya dari banyak imajinasi yang dia bayangkan, imajinasi terbanyak adalah tentang imajinasinya terhadap seorang wanita yang dia sukai,karena ketidakberaniaanya untuk mendekati si wanita duluan dia lebih suka menjadikan si wanita ini di “dunia”nya yang lain seperti yang dia inginkan.

Film ini menyadarkan tentang banyak hal, bahwa ketika terlalu banyak berimajinasi dan bermimpi kita lalu lupa mewujudkannya.

Pemeran utama dalam kisah ini adalah yang tidak lain dan tidak bukan adalah walter mitty, lelaki yang kalem,pendiam,penakut dan belum pernah berpergian kemanapun.

seperti melihat diri sendiri rasanya, rasa-rasanya semua rencana bepergian selalu saja masuk dalam list, selalu saja masu dalam angan-angan tapi belum satupun dari mereka diwujudkan.

hanya sibuk bekerja hingga lupa untuk bepergian, lupa bahwa diluar sana banyak hal yang tidak bisa dibeli dengan uang.

Well, back again ke walter mitty, pada akhirnya walter mitty benar-benara melakukan perjalanannya yang dilakukkan karena “terpaksa” untuk tuntutan pekerjaan, 

ICELAND,HIMALAYA,AFGHANISTAN :’)

tempat yang paling saya highlight adalah ICELAND…

sungguh luar biasa.luar biasa.LUAR BIASA.LUAR BIASA.

dan sungguh, perjalanan yang dia lakukan sungguh sangat mengajarkan banyak hal, pengalaman baru yang pada akhirnya menjadikan walter manusia yang berani. 

mungkin memang ada manusia didunia ini yang pada akhirnya harus melakukan perjalananny karena keadaan yang memaksanya, Tuhan ingin menunjukan hal lain. Dan aku percaya manusia didunia ini, punya cara mereka masing-masing untuk mempunyai perjalanan mereka.

perjalanan untuk menjadi manusia yang lebih berani, menjadi manusia yang mengerti tentang kehidupan yang lain, mengerti bahwa di hidup ini ada hal-hal ada pengalaman yang tidak tertandingi dibanding dengan uang yang diusahakan setiap harinya dengan kerja keras. 

Dan ada salah satu kalimat yang paling mengena sampai saat ini dari film tersebut adalah 

beautiful things don’t ask for attention 

didunia ini banyak sekali hal-hal indah yang tidak perlu diperhatikan, karena keindahan mereka, dengan sendirinya semua orang mampu menikmatinya

 

Image

 

terakhir aku hanya ingin mengingatkan diriku sendiri, bahwa petualangan tidak pernah menunggu siapapun. 

bahkan tidak akan pernah menungguku, jika tidak segera dimulai maka hanya akan sedikit catatan yang ditorehkan kedalam sebuah catatan perjalananku kelak.