H-3 KKN-POST-SYNDROME

Post syndrome kalimat yang sering dipakai anak-anak AIESEC setelah selesai Konferens dan saat selesai mereka merindukan suasana saat konfrens atau singkatnya adalah “masa-masa kangen setelah acara selesai” masih terasa euphorianya saat konferens padahal jelas-jelas sudah selesai.

 

Yap sebegitulah penjelasan apa itu post syndrome.

hari ini adalah H-3 timku akan meninggalkan tempat kita KKN, yang tidak lain dan tidak bukan adalah di Bulugede.

Tidak terasa sudah hampir 35 hari kita bersepuluh tinggal di rumah Bu kasmudi, Ibu kades yang sambelnya gak ada saingannya.

kalau ada perlombaan pembuat sambal tercadas, sejuta umat kalau udah ngerasain sambel bu Lurah juga bakal tahu pemenangnya.

sudah 35 hari juga, tinggal satu kamar walaupun kamarnya kecil (rencananya sebelum pulang ke Semarang aku harus mendapatkan ukuran tepatnya kamar tidurku di rumah pak kades).

35 hari sudah aku tinggal serumah dengan 4 perempuan dan 5 laki-laki yang tadinya hanyalah stranger-stranger XD 

tapi sekarang mereka akan jadi salah satu atau bisa dikatakan separuh kerinduanku dengan KKN ini.

hujan,badai, angin, lumpur, macet, panas, gerah, kering, basah sudah semua suasana ini aku habiskan bersama mereka semua.

baru menulis cerita sedikit ini saja, rasanya sudah akan banyak yang dirindukan :’) 

Beberapa teman yang KKN sudah membuat status “pengen pulang, tapi gak mau pisah”

“bakal kangen banget sama anak-anak KKN” 

dan beberapa mem post foto mereka di desa masing-masing dan tidak lupa bersama “teman tinggal”

 

kalau di konferens hal yang akan dirindukan adalah : rolldance, tereak-tereak dan cerita nabi-nabi bareng anak LC lain.

dan sekarang hal yang aka dirindukan di post syndrome KKN ini adalah 

kebiasaan kita setiap pagi, ketika manusia-manusia ini saling mengingatkan untuk mandi dan sekadar sarapan.

“udah mandi sar?kok kayak belumm mandi ? ” well ini adalah percakapan yang sering terdengar tiap pagi habis aku selsai mandi.

“hari ini kita mau ngapain ? jadwalnya apa aja ? ” dan ini adalah percakapan yusti, pak pur yang biasanya ditujukan ke kordes Alvi.

dan tentu yang akan sangat dirindukan adalah suara pak kas dan bu kas dan mas arip yang sangat sopan dan tidak pernah lelah untuk mengingatkan kita makan, even itu gak pada saat makan.

jadi malam ini aku mengabdikan satu momen ketika pak pur dan mbak lusi kembali dari semarang, pak pur (papah KKN kita) tidak lupa membelikan oleh-oleh 2 bungkus martabak manis dan 1 bungkus martabak asin, dan semuanya berkumpul ke ruang kerja yang saat mengerjakan LPK lebih cocok disebut kandang babik 😀

rasanya akan merindukan kumpul bersama, cerita lelucon-lelucon dari paling garing sampai yang paling konyol.

dengan gaya-gaya aneh isa yang tidak lupa ditampilkan diberbagai kondisi yang sukses membuat kita ketawa sampe sakit ini perut.

 

Suara radio prambors dari radio yusti yang tidak lagi terdengar setelah sabtu malam besok, yusti yang paling gak bisa tidur kalau gak ada suara. 

Alvi yang kalau tidur suka mengeluarkan suara-suara gak jelas, kata anak-anak cowok. Sebetulnya aku belum pernah menangkap basah kebiasaan alvi saat tidur itu sih, tapi sepertinya itu cukup membuat yang lain akan rindu.

 

Well cucu, teman KKN aku yang selalu dapat telepon dari kekasih tercinta, beruntung karena ada yang ngajak ngobrol.

salah satu list now-listeningku setiap akan tidur, bangun tidur dan diantara tidur siang adalh percakapannya bersama kekasihnya.

dari yang mulai lucu sampai lagi marahan udah aku rasakan juga.

 

Teman sekampusku yang kadang kalau ngomong suka galak siapa lagi kalau bukan riski, ini juga akan dirindukan kegalakan dan kejujurannya yang kadang suka bikin emosi sendiri hahaha. tapi semuanya akan baik-baik juga.

 

Kakak tertua, yap gelar ini dipunya oleh mbak lusi, candaan yang sering terdengar ketika kita menyinggung usia “mbak kamu kakak pertama, nah sisanya kita ini ana kedua semua.hahahaha” 

dan selalu sukses membuat kita tertawa lagi dan lagi, gak peduli berapakalipun candaan itu dilontarkan.

dan mbak lusi yang selalu sukses bikin tercenganga kalau lagi lihat dia nonton film di leptopnya, 

jadi begini skemanya 

leptop dinyalakan->film diputar->mbak lusi mulai seperti punya percakapan dengan film dan laptopnya.sumpah ini mbak lusi rasanya kayak lagi ngobrol beneran sama laptopnya.

akan rindu sekali dengan 9 orang ini ditambah dengan kehangatan keluarga pak kasmudi.

kalau konferens saja 4 hari aku bisa sangat rindu, apalagi ini 35 hari.

 

Dulu seorang teman pernah bilang “KKN menyenangkan itu tergantung dengan teman-teman se timmu “

dan sekarang aku masih di rumah pak kades, lengkap dengan 9 orang lainnya, farizi dan isa sedang main PES, Riski sedang berada di sebelah farizi dan isa, nonton gundam, vanessa dengan 9gagnya. 

pak pur,mbak lusi dan yusti sedang berada di ruang enterteimen (ruang TV sederhananya)

cucu seperti biasa lagi bersama teleponnya dikamar dan Alvi yang entah kemana dengan mas arip.

 

Dan aku sedang bersama laptopku, mulai merindukan kebiasaan dan waktuku bersama orang-orang ini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: